"Syukur itu bukan hanya mengucapkan alhamdulillah, tetapi meny…
Selanjutnya »
Menjaga Cahaya Sanad, Merawat Cahaya Hati
Featured Post
Menaklukkan Hawa Nafsu: Perjuangan yang Tak Pernah Usai
Postingan Terbaru
Suluk adalah Perjalanan Tiada Henti Membersihkan Hati
PONOROGO — Hakikat suluk bagi seorang salik adalah perjalanan untuk…
Selanjutnya »
Suluk adalah Perjalanan Tiada Henti Membersihkan Hati
Perang yang Tak Pernah Usai Melawan Diri Sendiri
PONOROGO — Musuh terbesar manusia sesungguhnya bukanlah orang lain,…
Selanjutnya »
Perang yang Tak Pernah Usai Melawan Diri Sendiri
Ketika Merasa Paling Benar Menjadi Hijab Bagi Hati, Taushiyah Kiai Ali
Di tengah kehidupan yang semakin dipenuhi persaingan dan kecenderun…
Selanjutnya »
Ketika Merasa Paling Benar Menjadi Hijab Bagi Hati, Taushiyah Kiai Ali
Syukur Menjadi Pokok Taushiyah Kiai Ali Barqul Abid dalam Baiatan TQN di Banggel Slahung
Kesadaran bahwa segala sesuatu berasal dari Allah menjadi pokok tau…
Selanjutnya »
Syukur Menjadi Pokok Taushiyah Kiai Ali Barqul Abid dalam Baiatan TQN di Banggel Slahung
Menjadi Santri Seumur Hidup
Di Banyuarum, Kauman, Ponorogo, jamaah Thariqah Qadiriyah wa Naqsya…
Selanjutnya »
Menjadi Santri Seumur Hidup
Melihat Sang Pemberi Nikmat
Jamaah memenuhi Masjid Al Husna, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Kebons…
Selanjutnya »
Melihat Sang Pemberi Nikmat
Membersihkan Hijab Hati dengan Dzikir
Dalam Baiatan Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN-A) Sanad KH…
Selanjutnya »
Membersihkan Hijab Hati dengan Dzikir
Menautkan Hati kepada Allah di Kampung Pengrajin Genting
Deretan genting yang dijemur di halaman rumah-rumah war…
Selanjutnya »
Menautkan Hati kepada Allah di Kampung Pengrajin Genting