Suasana Masjid At Taqwa, Ngunut, Babadan, malam itu terasa khidmat.…
Selanjutnya »
Kiai Ali: Menghapus “Aku”, Menyatu dengan Kehendak-Nya
Postingan Terbaru
Menempuh Jalan Lurus di Tengah Godaan Karomah, Pesan Kiai Ali di Masjid Al Anam Pintu Sidorejo
Suasana Masjid Al Anam di Dukuh Pintu, Desa Sidorejo, Kecamatan Suk…
Selanjutnya »
Menempuh Jalan Lurus di Tengah Godaan Karomah, Pesan Kiai Ali di Masjid Al Anam Pintu Sidorejo
Mencari Ridha Allah, Menempuh Jalan Istiqamah, Baiatan TQN-A di Masjid Tegalsari Ponorogo
Kiai Ali Barqul Abid,
Kiai Imam Muhadi,
Masjid Mohammad Besari Tegalsari,
Ponorogo,
TQN-A
Posting Komentar
Malam Senin Kliwon, selepas isya, Masjid Kiai Ageng Mohammad Besari…
Selanjutnya »
Mencari Ridha Allah, Menempuh Jalan Istiqamah, Baiatan TQN-A di Masjid Tegalsari Ponorogo
Petunjuk yang Hidup: Jejak Kemursyidan Kiai Imam Muhadi dan Kiai Ali Barqul Abid
Romo Kiai Imam Muhadi (Sepuh) Suatu pagi di tahun 1990-an, di tengah hiruk piku…
Selanjutnya »
Petunjuk yang Hidup: Jejak Kemursyidan Kiai Imam Muhadi dan Kiai Ali Barqul Abid
Malaikat-Malaikat yang Menemani: Dzikir, Baiat, dan Janji Langit dari Masjid Kiai Asyik
Pagi belum benar-benar cerah ketika jalan sempit di Desa Sukosari, …
Selanjutnya »
Malaikat-Malaikat yang Menemani: Dzikir, Baiat, dan Janji Langit dari Masjid Kiai Asyik
Masjid Panggung di Titik Terendahnya Ponorogo: Istikamah Dzikir di Aliran Kehidupan
Di tepian jembatan Sekayu, tepat di titik terendah kontur Ponorogo,…
Selanjutnya »
Masjid Panggung di Titik Terendahnya Ponorogo: Istikamah Dzikir di Aliran Kehidupan
Kiai Ali dan Jalan Sunyi Melawan Waswas
Kiai Ali Barqul Abid, dan santrinya Di sebuah pagi yang biasa di te…
Selanjutnya »
Kiai Ali dan Jalan Sunyi Melawan Waswas
Dzikir dalam Derit Bambu: Jalan Sunyi Menuju Allah
Jalan sempit itu berkelok-kelok, tanahnya berdebu. Di kanan kiri, r…
Selanjutnya »
Dzikir dalam Derit Bambu: Jalan Sunyi Menuju Allah
Menemani Sampai Akhir: Rengkuhan Guru di Ujung Malam
Kiai Ali Barqul Abid dan jamaah Usai prosesi baiat Thariqah Qodiriy…
Selanjutnya »
Menemani Sampai Akhir: Rengkuhan Guru di Ujung Malam